Integrasi Sekolah Kedalam Sistem Pendidikan Pesantren

Authors

  • Nurhadi IAIN Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.54956/edukasi.v4i1.115

Keywords:

Integrasi, Sistem Pendidikan, Pesantren

Abstract

The process of education in general, and the process of planting the values ​​of character in particular, is heavily influenced by environmental factors both inside and outside the school. Environmental conditions also determine the quality of the product (output) of the educational process. This is less recognized by the public, so that in case the phenomenon of delinquency, they menunding teachers of subjects such as manners of Religion teacher, teacher Pancasila and Citizenship Education and Counseling did not really instill character values. Thus the solution can be done to tackle the crisis mentioned above is to create conditions conducive environment by integrating the school into a boarding school education system, thus forming an educational and religious environment. The crisis in education today, emerged due to several factors, including: First, the historical factor where the Dutch colonialists always take discriminatory policies. Second, secular life orientation factors as the influence of western education concept. Third, the absence of factors that manages intellectual intelligence learning/intellectual quotient, emotional intelligence/ Emotional Quotient, and spiritual intelligence/Spiritual Quotient a balanced way, we are more directed to the education process of academic intelligence/intellect that is not oriented on solving program. Fourth, the environmental conditions are less instructive (in a school environment, namely: school culture, attitude and behavior of speech citizens of the school).

References

Ambari, Hasan Mu’arif, Ensiklopedi Islam, Jakarta: Ikhtiar Baru Van Hoeve, 2002.

Azra, Azyumardi, Pendidikan Islam, Tradisi dan Modernisasi menuju millennium baru, Jakarta: Kalimasada, 2001.

Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahahnya, Bandung: CV Penerbit J-ART, 2004.

Departemen Agama, Sejarah Perkembangan Madrasah. Jakarta: Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, 1988.

Departemen Agama RI.,Sejarah Perkembangan Madrasah, Jakarta: Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, 1992.

Departemen Pendidikan Kebudayaan, Sejarah Pendidikan di Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1985.

Departemen Pendidikan Nasional, Kebijakan Kurikulum, Jakarta: Badan Peneliti dan Pengembangan Dasar Kurikulum. 2002.

Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai, Jakarta:LP3ES,1982.

Fakhri, Fauzi, “Masalah Kelekatan Dalam Pendidikan Kaum Santri,” Dalam Gerbang: Majalah Pendidikan, edisi 9 Th III, Maret 2004.

Karim, Rusli L, Muhammadiyah: Pola Pengembangan Pendidikan Muhammadiyah Setelah Orde Baru, Jakarta: Rajawali Press, 1990.

Madjid, Nurcholish, Bilik-bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1987.

Mas’ud, Abdurrahman, Menggagas Format Pendidikan Non Dikotomik Yogyakarta: Guna Media, 2002.

Muchtar, Affandi, Membedah Diskursus Pendidikan Islam. Jakarta:Kalimah, 2001.

Meldona. Manajemen Sumber Daya Manusia, Perspektif Integratif. Malang: UIN-Press Malang, 2009.

Mujahidin, Endin, Pesantren Kilat Alternatif Pendidikan Islam di Sekolah. Jakarta: Pusataka Al-Kausar, 2005.

Poerwadarminto, W.Y.S, Konsorsium Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1986.

Shihab, M. Qurais, Tafsir Al-Mishbah, Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Sudjoko, Profil Pesantren, Laporan Hasil Penelitian Pesantren Al-Falah dan Delapan Pesantren Lain di Bogor, Jakarta: LP3ES, 1974.

Tilaar, HAR., Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Tim Departemen Agama, Ensiklopedia Pendidikan Islam, Jakarta: Depag RI, 1992.

Truma, Dodi S, Pranata Islam di Indonesia Pergulatan Sosial, Politik, Hukum, dan Pendidikan. Jakarta: Ciputat, 2002.

Zyhairini, et.al., Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Bina Aksara, 1994.

Downloads

Published

09-06-2016

How to Cite

Nurhadi. (2016). Integrasi Sekolah Kedalam Sistem Pendidikan Pesantren. EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam (e-Journal), 4(1), 174–207. https://doi.org/10.54956/edukasi.v4i1.115